
SMPN 1 Dander meraih Penghargaan Rintisan Sekolah Ramah Anak pada peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Jumat (17/7/2026), dari DP3AKB Kabupaten Bojonegoro. Dalam acara yang dihadiri Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, siswa SMPN 1 Dander juga menampilkan pentas seni tari dan karawitan.
Foto bersama Bapak Bupati Bojonegoro
Bojonegoro, 17 Juli 2026 – SMPN 1 Dander kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima Penghargaan Rintisan Sekolah Ramah Anak pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diselenggarakan pada Jumat, 17 Juli 2026, di Pendopo Malowopati (Pendopo Alun-Alun) Kabupaten Bojonegoro. Penghargaan tersebut diberikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk apresiasi atas komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berpihak pada pemenuhan hak-hak anak.
Acara peringatan Hari Anak Nasional tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Bapak Setyo Wahono, beserta jajaran pemerintah daerah, kepala OPD, serta perwakilan sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro.
Selain menerima penghargaan, SMPN 1 Dander juga mendapat kehormatan untuk menampilkan pentas seni unggulan sebagai bagian dari rangkaian acara. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan karena menampilkan kekayaan budaya daerah yang dibawakan dengan penuh semangat oleh para peserta didik.
Salah satu penampilan yang memukau adalah seni tari yang dibina oleh Ibu Anik Cahyani, S.Pd. Dengan gerakan yang kompak, anggun, dan penuh ekspresi, para penari berhasil memikat perhatian penonton serta menunjukkan bakat dan kreativitas siswa SMPN 1 Dander.
Selain itu, grup karawitan SMPN 1 Dander turut menyuguhkan alunan gamelan yang harmonis di bawah bimbingan Ibu Adinda Alfiranda Zahroh, M.Pd. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa pelestarian seni dan budaya Jawa terus dikembangkan di lingkungan sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler yang aktif dan berprestasi.
Penghargaan Rintisan Sekolah Ramah Anak yang diterima SMPN 1 Dander menjadi pengakuan atas berbagai upaya sekolah dalam membangun budaya yang bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi, serta memberikan ruang yang aman bagi peserta didik untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensinya.
Kepala SMPN 1 Dander menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, hingga berbagai pihak yang selama ini mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang ramah anak.
Melalui penghargaan ini, SMPN 1 Dander semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik peserta didik. Keberhasilan meraih penghargaan serta kepercayaan untuk menampilkan pentas seni pada peringatan Hari Anak Nasional menjadi bukti bahwa SMPN 1 Dander tidak hanya berkomitmen mewujudkan sekolah yang ramah anak, tetapi juga aktif melestarikan seni budaya sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Jika nama tempat yang dimaksud adalah Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro (bukan "Pendopo Alin Alun"), saya dapat menyesuaikan penulisannya agar sesuai dengan nama resmi lokasi acara.